Ikatan Alumni STIT Sunan Giri Bima terbentuk

Ikatan Alumni STIT Sunan Giri Bima terbentuk

Category : Kronik

Syukri Abubakar.

Tadi siang saya menyiapkan waktu khusus untuk temu kangen dengan kawan-kawan alumni STIT Sunan Giri Bima dalam beberapa angkatan. Sebelumnya memang saya telah berkoordinasi dengan salah seorang alumni yang saya beri tugas khusus untuk menyampaikan ke kawan-kawan alumni yang lain tentang pentingnya pertemuan ini. Pada saat itu Ia katakan, untuk pertemuan awal, hanya akan mengundang beberapa saja. Saya pun mengiyakannya.


Untuk pertemuan pertama tadi, walaupun yang hadir hanya perwakilan saja, sudah tergambar dalam benak saya, siapa mereka sekarang. Mereka terlihat sudah menjadi orang. Ada yang berprofesi sebagai politisi, sebagai wartawan professional, sebagai guru profesional, sebagai penyuluh di dinas sosial, sebagai pengasuh pondok, bahkan ada yang menjadi guru sekaligus pekerja restoran. Wah kayaknya mereka ini, pada berhasil semua. Ini baru yang datang tadi, bagaimana dengan alumni yang belum datang itu? Saya yakin mereka sudah pada berhasil semua.  

Dalam pertemuan tadi, saya jelaskan bahwa kondisi STIT saat ini berbeda dengan jaman kawan-kawan kuliah dulu. Bedanyanya, karena seiring dengan berjalannya waktu, sarana prasarana disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, misalnya ruang kuliah yang representative, dosen s2 semua bahkan ada 2 orang yang s3, internet wifi gratis 24 jam, www.stitsunangiribima.ac.id sudah dapat diakses, group facebook STIT Sunan Giri Bima online, mushollah dengan lowspikernya, fotokopy, dan yang lainnya. Namun demikian, kesiapan lembaga STIT dalam melayani kebutuhan mahasiswa tersebut tidak sebanding dengan animo calon mahasiswa baru untuk mendaftarkan diri di kampus hijau tercinta ini. Hal ini terpampang nyata di depan mata oo la lala hehehe, dengan jumlah mahasiswa yang semakin tahun semakin menyusut. Oleh sebab itu, salah satu tujuan diadakannya pertemuan ini adalah untuk merekatkan kembali silaturrahim yang sempat terputus selama beberapa tahun terakhir ini dengan membentuk wadah Ikatan Alumni STIT Sunan Giri Bima. Gunanya yang utama dalam waktu dekat ini adalah untuk mensosialisasikan kampus STIT di tempat domisili masing-masing, sehingga ke depan kampus STIT akan bersinar seperti dulu lagi.
Di samping itu, lanjut saya, keberadaan Ikatan Alumni juga masuk dalam item Borang Akreditasi Program Studi dan Borang Akreditasi Institusi yang dipertanggungjawabkan keberadaan realnya dihadapan Assesor BAN-PT Jakarta ketika mereka datang visitasi di kampus. Karena dalam dua kali visitasi ini, Assesor BAN-PT selalu saja menyinggung keberadaan Ikatan Alumni ini. Karena menurut mereka, alumni merupakan strengness atau kekuatan nyata kampus STIT dalam membantu  mensosialisasikan kampus ini. Andai saja setiap alumni itu mendaftarkan  satu orang saja di kampus ini, apakah keluarganya, tetangganya, kenalannya atau siapa saja, alangkah bejibunnya jumlah mahasiswa STIT ke depan. Semoga sinar itu segera menyala kembali. Amin.
Dari apa yang saya paparkan itu, mereka merespon dengan antusias bahwa pada pertemuan pertama ini mereka sepakat untuk membentuk wadah berupa IKATAN ALUMNI STIT Sunan Giri Bima yang diketuai oleh kawan Adiman Husain, S.Pd.I., dan Adi Supriadin, S.Pd.I. sebagai sekretaris. Sementara pengurusnya akan disusun kemudian setelah alumni yang lain dikontak.
Wallahu a’lam
Kota Bima, 28 Januari 2015

Leave a Reply