Mahasiswa KKN PAR Angkatan XX secara resmi dilepas

Mahasiswa KKN PAR Angkatan XX secara resmi dilepas

Category : Kronik

Sabtu, 13 Juni 2015, panitia KKN PAR STIT Sunan Giri Bima menghelat acara pelepasan mahasiswa KKN PAR angkatan XX di Aula STIT Sunan Giri Bima. KKN PAR kali ini diikuti oleh 64 orang mahasiswa yang tersebar ke enam desa di Kabupaten Bima, diantaranya (1) desa Nata Kec. Belo, desa Doro O’O kecamatan Langgudu, desa Rato Kecamatan Parado, desa Lanta Barat Kec. Lambu, dusun Tololai desa Mawu Kec. Ambalawi, dan desa Doridungga Kec. Donggo.

Dalam laporannya, ketua panitia Irwan Supriadin J., M.Sos.I. menjelaskan bahwa pada tahun ini jumlah mahasiswa KKN PAR setiap desa mengalami pengerucutan. Biasanya di setiap desa ditempatkan 15 sampai 20 orang mahasiswa, namun pada tahun ini tiap desa diisi oleh 10 sampai 12 orang saja. Dengan jumlah yang sedikit ini, sebenarnya pimpinan keberatan. Tapi ketua panitia meyakinkan pimpinan bahwa mereka yang diterjunkan tahun ini adalah mahasiswa yang sudah ditempa dan dijejali dengan materi KKN PAR yang utuh, selama satu semester. Jadi tidak ada alasan dengan jumlah yang sedikit, mereka tidak bisa melaksanakan KKN PAR. Ia menyitir sebuah ayat al-Qur’an yang menjelaskan bahwa jumlah sedikit yang bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dapat mengalahkan jumlah banyak dengan ijin Allah. Oleh sebab itu, ia mengharapkan seluruh mahasiswa KKN PAR agar bersungguh-sungguh dalam menjalankan program kerja KKN PAR di desanya masing-masing sehingga nantinnya bisa mendapatkan nilai yang memuaskan, baik nilai yang datang dari masyarakat maupun nilai yang diberikan oleh dosen pembimbingnya.

Alasan berikutnya adalah untuk promosi kampus ke kecamatan dan desa yang dituju, mengingat kesan negative yang dialamatkan ke kampus STIT rupanya masih membumi di sebagian kalangan masyarakat, sehingga banyak lulusan SMA/MA yang tidak jadi mendaftarkan diri gara-gara terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
Selanjutnya, ketua STIT Sunan Giri Bima dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa KKN PAR angkatan XX agar menjaga sikap dalam pergaulan dengan masyarakat. Pandai-pandailah membawa diri sehingga masyarakat merasa senang dan menerima program kerja KKN PAR yang hendak dikerjakan. Jika hal ini dapat dilakukan, maka nama baik diri mahasiswa dan kampus STIT akan tetap terjaga. Dengan demikian, masyarakat akan bersimpati dengan kita. Sambungnya. Mengakhiri sambutannya, beliau melepas mahasiswa KKN PAR angkatan XX dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim.

Wallahu a’lam
Kota Bima, 14 Juni 2015 

Leave a Reply