Tiba-tiba diundang ke Doro O’O (part 1)

Tiba-tiba diundang ke Doro O’O (part 1)

Category : Kronik

Jum’at, 3 Juli 2015, sebelum berangkat ke kampus, saya mendapat telpon dari mahasiswa KKN STIT Sunan Giri Bima yang berlokasi di desa Doro O’O menginformasikan bahwa mereka diberitahu oleh kepala desa nanti malam akan diadakan acara Nuzulul Qur’an.  Katanya, kepala desa meminta penceramah dari dosen STIT Sunan Giri Bima. Mahasiswa itu melanjutkan, kami minta bapak dosen untuk menjadi penceramahnya. Saya katakan, coba konsultasikan dulu dengan dosen pembimbingnya, nanti hubungi lagi saya. Ia mengiyakan dan mohon pamit.


Sesampai di kampus, saya informasikan ke pak Syagif sebagai dosen pembimbing KKN desa Doro O’O mengenai telon mahasiswa KKN tadi pagi. Pak Syagif menjelaskan bahwa ia sudah dihubungi oleh mahasiswa KKN dan meminta saya sebagai penceramahnya. Mendengar itu, saya minta pak Syagif untuk menemani saya berangkat ke lokasi KKN ntar malam.

Pada sore harinya, tepatnya setelah selesai sholat ashar, saya menghubungi pak Syagif menanyakan tentang kesiapan keberangkatan ke lokasi KKN Doro O’O, ia menjawab lagi dalam perjalanan menuju rumah saya. Maka saya segera mempersiapkan diri sambil menunggu kedatangannya. Selang beberapa saat, muncullah pak Syagif mengulurkan salam di luar rumah. Saya mendengar ucapan salamnya sambil saya jawab. Lalu saya pamit pada isteri minta ijin dan do’a agar perjalanan kami selamat sampai tujuan.

Berangkatlah kami berdua menuju lokasi dengan menempuh jarak kurang lebih 60 kilometer. Jarak itu kami tempuh sekitar satu jam. Maklum drivernya lumayan lincah menyetir ditambah jalan yang sudah hotmik semua mempercepat laju kecepatan berkendaraan. Di tengah perjalanan, kami mendapat telpon dari mahasiswa KKN memberitahukan agar kami berbuka puasa di lokasi KKN, kebetulan ada undangan dari kepala dusun untuk buka bersama. Sesampai disana, kami mampir di posko KKN sebentar dan langsung kami diajak menuju rumah kepala dusun karena memang waktu berbuka tinggal sebentar lagi. Kami bersama-sama mahasiswa KKN berangkat menuju rumah kepala dusun dalam waktu lima menit. Sesampai disana, sudah masuk waktu berbuka.

Tau ndak, menu apa yang tersaji? Sungguh membangkitkan selera. Pertama, minumannya es kelapa dan cendol. Ternyata cendol doro O’O enak juga, satu gelas cukuplah untuk menu awal berbuka. Disitu juga tersaji makanan utama, nasi dengan ayam bakarnya. Ayam bakar juga rasanya nikmattt sekali sehingga tidak terasa tiga potong tersantap habis. Kepingin nambah sih tapi cukuplah segitu, bukankah dilarang untuk berlebihan! Hehehehe. Untuk melengkapi buka puasa hari itu, menu terakhir adalah es kelapa, ya segelas juga cukup mengenyangkan. 

Selesai bukber, tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada kepala dusun yang telah mengundang bukber hari itu, beliau akan mengundang lagi dengan menu yang lain tunjuk contoh Keu, udang, umpu atau ikan laut, pada kesempatan berikutnya. Begitu kira-kira keinginan teman-teman KKN yang tak terkatakan pada waktu itu.  Hihihhi, Semoga.

Kota Bima, 5 Juli 2015. 

Leave a Reply