Annemarie Schimmel: Orientalis “Pemerhati dan Penikmat” Tasawuf

Annemarie Schimmel: Orientalis “Pemerhati dan Penikmat” Tasawuf

Category : Reviu Buku , Tokoh Lokal

Dinamika studi Islam di barat terus menggeliat
Meskipun di timur seperti Indonesia kajiannya mulai bangkit dan sedikit demi sedikit mengikuti arus derasnya kajian keislaman, nyaris tak ada satupun dimensi kajian Islam yang tak tersentuh oleh mereka yang benar-benar tulus atau sekedar mencari kekurangan dan kelemahan ajaran Islam.

Semua bercampur baur dalam satu gerak dalam nafas dan irama nalar intelektualisme

Tidak sedikit pakar keislaman yang meskipun sesungguhnya yang bersangkutan bukan pemeluk Islam yang secara intens melakukan pengkajian terhadap ajaran Islam misalnya tasawuf.

Buku ini ditulis oleh seorang “pemerhati dan penikmat” salah satu ajaran yang hidup dan berkembang dalam Islam yakni tasawuf.

Tasawuf secara umum didasarkan oleh sifat yang telah dicontohkan oleh delapan nabi dan Rasul :
Kedermawanan sebagaimana yang diajarkan oleh Ibrahim As yang rela mengorbankan putranya Ismail

Kepasrahan Ismail As. yang patuh dan pasrah atas semua perintah Tuhan meskipun harus mengorbankan nyawanya

Kesabaran Ayub As atas segala penyakit yang dideritanya

Perlambangan Zakaria As.

Keasingan Yunus As. Yang terasing di negerinya sendiri dan terasing di tengah kaumnya

Sifat penziarah Isa As. Yang melepaskan kehidupan duniawi

Pemakaian jubah dari wol oleh Musa As. sebagai lambang kesederhanaan

Dan kemelaratan Muhammad Saw. Meskipun telah dianugerahi kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.

Tasawuf menawarkan ketenangan jiwa dan kesempurnaan akhlak disaat terjadi degradasi moral akibat tingkah polah nalar dan logika yang bergerak liar.

Tasawuf menawarkan ketentraman saat bercengkrama dengan sang Khaliq sebagai akibat pantulan dari cahaya Iman yang memantul dari sang Rahman dan Rahim ketika tak ada lagi hijab yang membatasi Antara khaliq dan makhluk sehingga hadirlah ungkapan Ana Al-Haq saat ekstasi menuju wahdatul wujud atau manunggaling kawula gusti. (isj)


Leave a Reply