BAMBU ITU BERNILAI BAGI STIT

BAMBU ITU BERNILAI BAGI STIT

Category : Kreativitas

Selama bergelut dengan batangan bambu saya melakukan penelitian kecil soal kegiatan ini.  Ada yang aneh dalam firasat saya setelah beberapa hari hasil yang dilakukan berupa produk yang pantas di apresiasi dengan keberadaannya seumur jagung kemudian ditunggangi oleh mahasiswa yang terampil dan kerja keras.

Sebenarnya apa yang kami lakukan itu bukan sebuah industri atau apapun itu hanya label karna adanya aktifitas saja, namun semata-mata karna pembelajaran, di balik itu ada hasil yang dipetik baik ilmu pengetahuan maupun finansial.

Sebagai ilmu pengetahuan atau keahlian bagi mahasiswa,  itu wajar saja bagi mahasiswa karna mereka datang dari ketidak tauan menjadi tau itu problem timbal baliknya bagi yang mau belajar, namun tidak bisa di pungkiri hasilnya pun mereka petik sebagai penguatan ibadah bagi mereka, pertama mereka semakin rajin shalat berjamaah karna itu aturan  wajib bagi kampus menggelar Aswaja.  kedua, menyenangi orang tua di rumah karna mengurangi tanggungannya, ketiga, membantu STIT berkembang karna kemauan yang di torehkan menjadi buah bibir bagi dosen-dosennya kala mencari mahasiswa barunya.

Selain itu ada juga mencoba memberikan stigma bahwa STIT telah keluar dari jalur Aswaja, itu bisa saja di prasangka kan namun jangan terlalu jauh dan lama, sebab Rasulullah merupakan teladan terkuat dalam persoalan kewirausahaan atau berdanggang itu yang membuat beliau kuat dan kaya sehingga tidak membutakan mata terhadap penyebaran Islam hingga saat ini yang kita rasakan.

Selain itu batangan bambu itu ternyata memberikan dua hal sebagai prestasi mahasiswa bahwa semakin dilicikan maka semakin cantik hasilnya, semakin dipoles rupanya semakin mahal harganya.

Artinya STIT Perlu dilicinkan jalan perkembangannya agar segar kembali dan perlu dipoles agar terus diminati sehingga bernilai dan mahal.

Oleh: Hermawansyah

Bima, 03 Januari 2019


Leave a Reply