Peringatan Isra Mi’raj di Ndano NaE

Peringatan Isra Mi’raj di Ndano NaE

Category : Kronik

Tahun ini, lembaga STIT Sunan Giri Bima menjadwalkan pelaksanaan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad Saw. 1440 H di beberapa lokasi di Kota dan Kabupaten Bima. Lokasi pertama bertempat di dusun Ndano NaE Kelurahan Ntobo Kota Bima.

Pelaksanaan kegiatan ini terlaksana atas inisiatif panitia penerimaan mahasiswa baru kampus STIT Sunan Giri Bima berkolaborasi dengan pemuda Ndano NaE pada Rabu, 20 Maret 2019 bertepatan dengan tanggal 13 Rajab 1440 H. Acara peringatan Isra’ Mi’raj ini dirangkai dengan sosialisasi kampus STIT Sunan Giri Bima.

Acara dibuka dengan penampilan marawis bersenandung sholawat dari mahasiswa dan mahasiswi STIT Sunan Giri Bima yang berkolaborasi dengan santri Pondok Pesantren Darul Ulum Wal Amal Kelurahan Ntobo, kemudian dilanjutkan pembacaan tilawah oleh ustad Syarifudin, S.Pd.I, pembina tilawah mahasiswa-mahasiswi STIT Sunan Giri Bima dan Masni mahasiswi jurusan PAI semester 2 STIT Sunan Giri Bima.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh ketua RW Ndano Nae Sukardin, S.Pd.I. Beliau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada rombongan STIT Sunan Giri Bima yang telah hadir dan ikut memeriahkan hari peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, “kami sekeluarga dari masyarakat Ndano Na’e merasa berterimakasih sebesar-besarnya kepada rombongan kampus STIT Sunan Giri Bima yang telah meluangkan waktu hadir jauh-jauh ke kampung kami yang sederhana ini, suatu kebanggaan bagi kami masyarakat atas kehadiran Bapak/Ibu Dosen beserta para mahasiswa dan mahasiswi semoga dengan memperingati hari Isra Mi’raj junjungan kita Nabi besar Muhammad Saw. ini, Allah Swt. catat sebagai amal ibadah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh ketua STIT Sunan Giri Bima Dr. Syukri Abubakar, M.Ag. Dalam sambutannya beliau menyampaikan dua hal. Pertama, rasa syukur dan terima kasih disampaikan kepada warga Ndano Nae atas penerimaan yang cukup luar biasa. “Suatu kesyukuran bagi kami karena dapat bersilaturrahmi dengan masyarakat Ndano Na’e dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad Saw. sekaligus sosialisasi kampus STIT Sunan Giri Bima dan disambut dengan cukup meriah”.

Kedua, peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw. mempunyai beberapa hikmah, di antaranya bertujuan untuk menentramkan hati baginda Nabi yang barusan dirundung duka karena ditinggal oleh isteri tercinta Siti Hadijah dan pamannya Abu Thalib yang selalu membelanya dari gangguan orang kafir qurais.

Perjalanan Isra’ Mi’raj yang terjadi pada diri Nabi adalah perjalanan yang melibatkan jiwa dan raga. Oleh karena itu, ketika kita melakukan sholat, harus melibatkan jiwa dan raga pula, jangan sampai hanya raga saja yang sholat, sementara jiwanya tidak dilibatkan. Hal ini akan mengurangi nilai pahala sholat yang kita lakukan.

Perjalanan Isra’ Mi’raj juga menunjukkan kepada dunia bahwa teknologi yang menjalankan Nabi dalam waktu semalam menembus langit ke tujuh di Sidratul Muntaha merupakan teknologi cukup canggih yang manusia modern sekalipun tidak dapat menandinginya. Hal ini menunjukkan bahwa kekuasaan Allah Swt. di atas segalanya.

Untuk melengkapi sambutan tersebut di atas, segenap undangan disuguhkan dengan tausiah yang disampaikan oleh ustad Julkarnain, S.Pd.I dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda Muslim yang Berkualitas dan Berakhlak Mulia”. Acara berlangsung dengan hikmad, antusiasme masyarakat Ndano Na’e sangat luar biasa hingga acara selesai.

Acara ditutup dengan pembacaan do’a berharap agar segala apa yang disampaikan dapat diimplementasikan oleh para uandangan yang hadir dalam kehidupan sehari-hari agar lebih memiliki nilai manfaat.

Oleh: Nurhasanah


Leave a Reply